#109: Sejarah Ikon Komputer (Bagian 1)

Dibaca 971 kali

Syahdan, menurut kata orang-orang tua sejarah itu penting. Sejarah mengajarkan kita untuk mengambil pelajaran dari masa lalu untuk berjalan ke masa depan. Huaaa … saya jadi bijak akhir-akhir ini. :lol:

Ah, sudahlah. Saya mau ngomongin komputer ikon dari jaman pertama kali komputer menggunakannya. Tentu saja itu setelah adanya interface design di komputer, bukan hanya kode-kode binary doang. Ini topik yang menyenangkan buat ditulis. Pertama karena saya memang suka sejarah—walopun jaman SMA dulu gak dapet nilai bagus juga buat mata pelajaran yang satu itu.  Yang kedua, karena saya melihat perkembangan ikon komputer itu semakin ke sini semakin menarik untuk dilihat. Apalagi setelah Microsoft membuat Windows 8 dan Metro UI yang penampakan ikonnya menjadi lebih simpel. Apa sebenarnya ikon dan design interface yang lebih simpel itu lebih mudah digunakan ya?

Kalau saya mendengar kata “ikon”, yang pertama kali terbersit di otak saya adalah tiga serangkai: ikon-indeks-simbol di semiotik. (Oh hell yeah! Ternyata mata kuliah semiotik itu ada gunanya juga sekarang.) Ikon di semiotik diartikan sebagai: tanda yang mirip dengan objek yang diwakilinya. Atau bisa juga; tanda yang memiliki ciri-ciri sama dengan apa yang dimaksudkan. Ikon tidak harus dikonvensikan. Dia masuk ke ranah denotatif, tidak seperti indeks dan simbol yang ada di wilayah konotatif.

Ikon komputer tidak seperti gambar yang punya jargon “a picture can tell thousands word”. Ikon harus diukur, dipastikan, dan direncanakan untuk merepresantasikan hal yang diwakilinya kepada pengguna komputer dan kalau bisa tanpa bias. Misalnya saja ikon bergambar tong sampah di Windows itu artinya “recycle bin”. Setiap orang yang menggunakan Windows harus—pada akhirnya—memahami ikon itu seperti itu adanya. Gak ada tempat buat memasukkan pemahaman sendiri. Saya sepakat dengan icon desainer yang mengatakan bahwa menggambar ikon untuk komputer itu science, bukan lagi cuman art.

1973 – XEROX ALTO

Xerox Alto adalah komputer pertama yang menggunakan desktop-metaphor dan Graphical User Interface (GUI). Komputer ini juga yang pertama menggunakan mouse. Gambar ikonnya sendiri masih menggunakan bitmap image. Dikembangkan di Palo Alto Research Center (PARC), California. (Entah kenapa waktu nulis ini yang kebayang sama saya malah pohon palem melambai-lambai di sepanjang pantai Palo Alto dan cewek-cewek berbikini yang sangat kondusif memang untuk riset—abaikan.)

 

Ikon di Xerox Alto

Kabarnya, komputer Xerox Alto ini hanya dibuat sejumlah 2.000 unit saja. Tapi kepopulerannya menjadi titik tolak penggunaan GUI pada komputer-komputer yang dikembangkan selanjutnya. Termasuk Apple Lisa. Oh, kalau ada yang nanya: apa ini Xerox yang sekarang bikin mesin fotokopi itu? Jawabannya: ho-oh, Xerox yang itu. Keren yak dia dulunya. :lol:

1981 – XEROX STAR

Ikon yang digunakan di Xerox Star adalah pengembangan dari ikon di Xerox Alto yang masih sederhana dengan ukuran 72 pixel, berwarna hitam-putih dengan resolusi 72ppi. Walaupun sederhana, ikon di Xerox Alto merupakan contoh desain yang brilian karena sampai sekarang pun masih tetap bisa dimengerti oleh pengguna komputer. Kebanyakan ikon yang dipakai sampai sekarang pun masih membawa tipikal desain ikon di Xerox Star ini.

 

Ikon di Xerox Star

 

1983 – APPLE LISA

Pengembangan Apple Lisa—nama Lisa diambil dari nama anak Jobs—dimulai dari tahu 1978. Di tahun 1979, Steve Jobs melihat sendiri Xerox Alto di PARC dan hal itu mempengaruhi pengembangan Lisa selanjutnya. Jobs memasukkan hal-hal yang ada di Xerox Alto, termasuk GUI dan ikon ke Lisa, dan juga menambahkan “movable desk accesories” yang waktu itu belum dinamakan mouse. Selain itu, Lisa juga menggunakan drop-down menus dan folder based directories. Dengan penambahan dua hal yang terakhir itu, Lisa menjadi komputer dengan GUI yang paling canggih di saat itu. Walaupun kalau dilihat ikonnya, Xerox Star desainnya lebih baik dan seimbang.

 

Ikon di Apple Lisa

1984 – APPLE MACINTOSH 1.0

Tahun 1982, Steve Jobs meninggalkan proyek Apple Lisa dan beralih ke Macintosh. Macintosh 1.0 memperkenalkan konsep drop and drag file copying, sesuatu yang sekarang mungkin terdengar biasa saja tapi pada waktu itu hebat sekali. Ikon yang digunakan didesain oleh Susan Kare, seorang Graphic Artist terkenal. Ikonnya sendiri sudah dirender sehingga penampakannya lebih baik.

 

Ikon di Macintosh 1.0

Filosofi Susan Kare dalam mendesain ikon sangat sederhana. Dia bilang:

I believe thet good icons are more akin to road signs rather than illustration, and ideally should present an idea in clear, concise, and memorable way. I try to optimize for clarity and simplicity even as palette and resolution options has increase.

Lanjut ke Sejarah Ikon Komputer (Bagian 2) errr … secepatnya. :cutesmile:

Sumber:

Rockstar Icon Designer by Kate McInnes

http://www.techory.com/

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:| :twisted: :teror: :sniff: :siul: :roll: :oops: :nyucuk: :ngiler: :ngikik: :music: :mewek: :lol: :hohoho: :evil: :die: :cutesmile: :cry: :bored: :T.T: :D :?: :> :-x :-o :-P :-? :( 8-O 8)