#145: Kosmetik Halal dan Beyond Halal

Dibaca 39,299 kali

Mungkin sifat manusia yang menyukai keindahan itu sudah ada di rekam jejak DNA sehingga rasanya agak aneh apabila ada manusia yang memilih untuk terlihat tidak indah atau memilih yang tidak indah di antara yang indah.

Beberapa penemuan dari zaman batu bahkan sudah menegaskan tentang hal ini. Perempuan di zaman itu menggunakan bahan-bahan dari alam untuk mempercantik diri. Misalnya saja perhiasan dari kulit kerang. Memang definisi cantik itu berubah dari masa ke masa, berbeda antara budaya yang satu dengan budaya yang lain. Tapi, esensi dari cantik dan indah itu sendiri tetap sama: sesuatu yang menyenangkan dan menarik untuk dilihat oleh mata.

Untuk terlihat cantik, para perempuan dari zaman ke zaman menggunakan kosmetik. Mereka “mengedit” bagian-bagian yang tidak disukai atau mempertegas bagian yang disukai dan memang sudah tampak bagus. Bagian-bagian yang diedit ini disesuaikan dengan kondisi definisi cantik ketika itu. Di Mesir Kuno, perempuan dikatakan cantik apabila mempunyai mata yang tajam. Karena itu, para perempuan Mesir Kuno menggunakan bahan-bahan dari alam (ketika itu tentu saja belum ditemukan bahan-bahan kosmetik sintetis) untuk mempertegas garis mata. Mereka menggambar garis tambahan di kelopak mata untuk membuat mata terlihat lebih tajam dan besar. Sekarang, kita mengenal eyeliner untuk melakukan hal yang sama.

Perempuan Mesir kuno mencampurkan kenari yang sudah dipanggang sampai hitam dan gosong,  ochre, oxidized copper, malachite, lead, dan antimony yang sudah dihaluskan untuk membuat cairan eyeliner yang pengaplikasiannya menggunakan kayu kecil yang runcing. Beberapa penelitian berhasil menggungkapkan bahwa bahan-bahan yang mereka gunakan untuk eyeliner ini juga bisa membunuh kuman sehinga bisa mengurangi iritasi yang terjadi apabila ada debu yang masuk ke mata, selain untuk mengurangi silau karena efek terik matahari. Jadi, selain untuk kosmetik, eyeliner juga digunakan untuk perawatan mata. Makanya tidak heran kalau yang menggunakan eyeliner ini bukan perempuan saja. Kalau kamu lihat gambar para Pharaoh, pasti deh pada pakai eyeliner juga…. :cutesmile:

Tempat eyeliner dari zaman Mesir Kuno.

Gambar dipinjam dari sini.

Karena definisi tentang kecantikan yang dikaitkan dengan mata, tidak heran kalau Mesir menyumbangkan pengetahuan tentang bahan-bahan dan cara pengaplikasian eyeliner di dunia kosmetik. Style eyeliner Mesir sangat unik dan sampai sekarang masih menjadi salah satu yang paling diminati.

Nefertiti. Gambar dipinjam dari sini.

Kalau di Kebudayaan Kuno yang Lain Bagaimana?

Sama saja.

Para perempuan di hampir semua kebudayaan punya kosmetik yang mereka gunakan untuk editing wajah dan tubuh mereka agar terlihat lebih menarik.

Di Yunani Kuno, para perempuan menganggap Dewi Aphrodite sebagai bentuk perempuan dengan kecantikan yang paling ideal. Mereka berusaha meniru bagaimana penampilan Aphrodite ini. Standar kecantikan ketika itu bukanlah bentuk wajah, tapi kulit yang mulus, halus, dan kelihatan bercahaya. Untuk mendapatkan kulit seperti itu, mereka menggunakan campuran madu dan minyak zaitun di kulit mereka. Inilah yang diketahui sebagai body lotion pertama. Selain memberikan efek berkilau dan sehat, campuran madu dan minyak zaitun juga merawat kulit sehingga lebih kenyal dan mengurangi kerutan yang menjadi musuh perempuan di zaman itu.

Pemerah bibir dari zaman Yunani Kuno.

Gambar dipinjam dari sini.

Bibir yang merah juga menjadi standar kecantikan ketika itu karena warna bibir yang memerah mengindikasikan kondisi bibir yang sehat. Mereka membuat campuran dari iron oxide yang dicampur dengan beeswax, dan minyak zaitun untuk membuat pasta yang digunakan untuk membuat bibir menjadi merah. Pasta inilah yang sekarang dikenal sebagai gincu atau pemerah bibir, atau kita mungkin lebih mengenalnya sebagai lipstick ya. :cutesmile:

Yang menarik dari kosmetik a la Yunani Kuno adalah: mereka berusaha menggunakan kosmetik (body lotion dan pemerah bibir) setipis mungkin agar kesan bahwa mereka menggunakan kosmetik untuk mempercantik diri tidak terlalu kelihatan. Mereka ingin dikatakan memiliki kecantikan yang alami. Konsep seperti inilah yang sampai sekarang dikenal dengan make-up natural, memakai kosmetik seringan dan setipis mungkin sehingga memberikan kesan cantik tanpa berlebihan.

Kebiasaan menggunakan kosmetik secara tipis dan ringan ini masih terus ada sampai masuk ke zaman Romawi. Hanya saja, ketika itu sudah ada tambahan pasta yang dibuat dengan campuran minyak zaitun untuk menutupi ketidak-sempurnaan pada kulit. Pasta inilah yang sekarang kita kenal dengan nama foundation. Kulit yang sehat saja belum cukup untuk perempuan Romawi, mereka juga menginginkan kulit yang bagus dan bersih tanpa cela.

Di kebudayaan Cina, standar kecantikan berubah dari dinasti ke dinasti, tapi yang tetap dipertahankan adalah definisi bahwa cantik itu adalah kulit yang putih dan bibir yang merah. Bahkan bibir yang merah sebagai standar kecantikan itu sudah ditemukan jauh sebelum masa Dinasti Qin (221 BC — 206 BC). Kebudayaan Cina adalah kebudayaan yang paling banyak mempunyai resep untuk kosmetik bibir, dari mulai pelembab sampai pemerah bibir.

Cara pengaplikasian lipstick dari zaman China Kuno. Mau coba? :lol:

Gambar dipinjam dari sini.

Pelembab bibir (lipbalm) bukan hanya digunakan oleh perempuan, laki-laki pun menggunakannya untuk melindungi bibir dari kondisi cuaca dingin yang ekstrim di Cina. Dengan menggunakan pelembab bibir, mereka bisa menghindarkan kulit bibir menjadi kering, mengelupas, dan luka ketika suhu sangat dingin dan kering.

Sampai sekarang, kosmetik sudah menjadi bagian sehari-hari dari kehidupan perempuan di dunia. Produk kosmetik sendiri dibagi menjadi dua: skincare dan dekoratif. Jadi, ketika kamu menggunakan body lotion untuk membuat kulit kamu jadi lebih halus misalnya, kamu juga menggunakan kosmetik lho.

Untuk muslimah, yang perlu diperhatikan bukanlah boleh atau tidak bolehnya kita menggunakan kosmetik karena sudah sangat jelas Allah menyukai hal yang indah. Kosmetik adalah usaha untuk mempertahankan, merawat, dan mempertegas keindahan yang kita punya. Yang menjadi masalahnya adalah: bahan yang digunakan untuk membuat kosmetik itu sendiri.

Sepertinya masih ada kerancuan antara haram dan najis sehingga masih banyak yang menghindarkan penggunakan kosmetik yang dicampur dengan alkohol. Padahal, alkohol itu haram, tapi tidak najis.

Sebelum ke sana, sebaiknya saya memberikan definisi dan penjelasan dulu untuk tiga jenis hukum yang perlu diketahui: halal, haram, dan najis.

Definisi Halal, Haram, dan Najis

Halal arti dasarnya boleh. Biasanya digunakan untuk merujuk pada makanan dan minuman yang boleh dimakan dan diminum menurut tuntunan agama Islam. Pengertian lebih luasnya lagi digunakan untuk hal-hal yang dibolehkan menurut Islam, bukan hanya masalah makanan dan minuman saja, tapi juga masalah tingkah laku (akhlak), aktivitas, dan sebagainya. Halal atau tidaknya suatu hal tidak hanya bergantung pada dari apa hal itu dibuat, tapi juga bagaimana cara mendapatkannya. Misalnya saja mangga itu adalah makanan halal, tapi kalau boleh nyolong mangga tetangga, hukumnya jadi haram. :cutesmile:

Haram adalah status hukum yang dikenakan pada makanan dan minuman yang tidak boleh dimakan adan diminum. Sama seperti halal, haram juga merujuk tidak hanya kontennya saja.

Sementara najis adalah kotoran yang setiap muslim diwajibkan untuk membersihkannya apabila bersinggungan dengan kotoran tersebut. Misalkan saja anjing. Anjing itu hukumnya najis. Kalau kamu gak sengaja memegang anjing, ya harus dibersihkan dengan membasuhnya dengan air. Untuk najis berat seperti anjing, kita diajarkan untuk membasuhnya sebanyak tujuh kali, sekali dengan campuran air dan tanah.

Haram, Halal, dan Najis pada Kosmetik

Bicara tentang kosmetik, saya pikir kurang lengkap kalau hanya membahas apakah produk kosmetik itu halal atau haram karena ada satu lagi hukum yang sering dilupakan: najis. Mungkin karena najis sering digabungkan dengan pengertian haram, padahal sebenarnya dua hal itu berbeda. Tidak semua hal yang haram itu najis (misalnya saja mangga hasil curian atau alkohol). Tapi semua yang najis itu sudah pasti haram.

Produk kosmetik yang halal, pastilah sudah tentu tidak mengandung najis karena urusan najis-tidak-najis inilah yang membuat produk kosmetik menjadi halal atau haram. Karena itu, pengetahuan tentang bahan-bahan apa saja yang dikategorikan sebagai bahan najis dalam pembuatan kosmetik itu perlu karena tidak semua produk kosmetik yang beredar di Indonesia sudah mendapatkan sertifikasi halal dan itu bukan berarti produk mereka haram lho. Hanya saja, belum ada pemeriksaan dan penegasan bahwa produk itu halal dan bebas najis. Kalau tidak mau pusing dan hati lebih tenang, cara gampangnya: pakailah produk kosmetik yang sudah mendapatkan sertifikasi halal seperti Wardah. :cutesmile:

Bahan Apa Sih yang Membuat Produk Kosmetik Menjadi Haram?

Produk kosmetik sudah berkembang demikian maju. Perusahaan kosmetik tidak hanya menggunakan bahan-bahan dasar yang alami seperti beeswax, madu, atau minyak zaitun untuk membuat lipstick misalnya. Bahan-bahan lain seperti pengawet, pewarna sintetis, pewangi, vitamin, kolagen, dan zat-zat yang lain yang dianggap bisa mengakomodasi kebutuhan perempuan untuk tidak hanya terlihat cantik tapi juga bisa menyembunyikan kekurangan wajah dengan lebih sempurna.

Produk skincare pun demikian, banyak bahan-bahan yang ditambahkan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Misalnya penambahan vitamin, kolagen, plasenta, lemak, dan hormon untuk perawatan kulit agar kelihatan lebih halus, awet muda, dan bercahaya. Tidak semua kolagen, plasenta, lemak, dan hormon itu didapatkan dari bahan-bahan halal. Kalau plasenta yang digunakan berasal dari babi misalnya, secara otomatis produk kosmetik itu menjadi najis dan hukumnya haram.

Apakah Alkohol dalam Produk Kosmetik Itu Halal?

Di sinilah banyak terjadi salah kaprah. Alkohol yang terdapat dalam produk kosmetik (misalnya dalam parfum) tidak membuat produk itu menjadi haram karena alkohol bukanlah najis.

Salah kaprah ini terjadi karena menyamakan alkohol dengan khamr. Tidak ada satu ayat pun di Al-Qur’an yang menyatakan keharaman alkohol. Yang dinyatakan secara tegas keharamannya itu adalah khamr. Khamr sendiri diartikan sebagai sesuatu yang memabukkan dan dapat menutup akal pikiran.

Khamr terdiri dari 2 jenis, yaitu khamr yang mengandung alkohol dan khamr yang tidak mengandung alkohol. Contoh khamr yang mengandung alkohol adalah : beraneka macam bir (Whisky, Scotch, Brandy, Wine, Bir, Stella Artois, Tennent’s, Tequilla, dll.), aneka jenis arak masak (ang ciu/arak merah, arak putih, arak mie, arak gentong, sake, sari tape, dll.), aneka bahan roti beralkohol (rhum, essence beralkohol, dll.), beraneka cairan yang mengandung alkohol dan sejenisnya (methanol, ethanol, butanol/spirits, propanol, dll.), serta produk-produk lain, seperti : kirsch, dan cuka (wine vinegar, spirit vinegar), dll.

Kemudian, contoh khamr yang tidak mengandung alkohol adalah : ganja, morfin, opium, marijuana, sabu-sabu, extacy, serta beraneka jenis obat yang tergolong psikotropika. Psikotropika ini termasuk mukhadirot dan masuk dalam golongan al khamr. Seluruh produk tersebut di atas mengaki-batkan mabuk atau hilangnya kemampuan mengendalikan diri. (Sumber dari sini.)

Alkohol dalam parfum misalnya, digunakan untuk mengikat dan melarutkan wangi yang ada di parfum tersebut karena tidak semua zat wangi itu bisa dilarutkan di air. Yang lebih penting untuk dikritisi untuk urusan parfum ini adalah: bahan zat wanginya. Misalnya saja, ada zat wangi yang didapatkan dari lemak binatang untuk memberikan kesan keharuman yang maskulin (misalnya wangi musk yang didapatkan dari rusa). Selama binatang yang digunakan lemaknya adalah binatang yang halal, zat wanginya pun akan menjadi halal. Tapi kalau diambil dari binatang yang statusnya haram, parfum itu otomatis akan jadi haram juga karena mengandung najis.

Alkohol dalam parfum akan menguap begitu parfum itu disemprotkan. Ini karena sifat alkohol yang gampang menguap bahkan di temperatur ruangan sekali pun. Ketika alkohol menguap (dan tidak meninggalkan jejak sama sekali), yang tertinggal di adalah zat wanginya saja.

Jadi, terlalu terburu-buru mengatakan bahwa sebuah produk parfum halal hanya karena tidak mengandung alkohol.

Beberapa kasus yang pernah saya temui, ada teman-teman yang mencari parfum non-alkohol bukan karena halal atau haramnya, tapi karena untuk kondisi kulit sangat sensitif, alkohol (beserta turunannya) bisa menyebabkan iritasi.

Alkohol dalam produk kosmetik lain, misalnya saja yang paling sering ditemui adalah dalam produk make-up remover, toner, dan penyegar wajah, kondisinya sama dengan alkohol dalam parfum: akan segera menguap begitu terkena udara. Hal lain yang lebih penting untuk kita kritisi adalah bahan-bahan campuran lainnya selain alkohol dalam produk itu.

Kenapa Harus Menggunakan Kosmetik Halal?

Alasan sederhana sih, karena saya gak mau nyuci muka pake tanah. :lol:

Alasan lainnya karena najis itu sesuatu yang diharamkan dan harus terus menerus dibersihkan. Kalau untuk muslimah seperti saya, tentu akan sangat merepotkan kalau menggunakan kosmetik yang mengandung najis. Apalagi kalau mau dibawa sholat.

Selain itu, seharusnya kecantikan itu sejalan dengan kesehatan dan kebersihan. Menggunakan produk kosmetik itu harus benar-benar dipilih yang tidak najis karena gak ada gunanya juga kan kalo cantik tapi produk yang dipakai mengandung najis? Cantik kok kotor? :cutesmile:

Kosmetik Halal yang Saya Pakai Apa?

Saya menggunakan Wardah sebagai produk kosmetik sehari-hari karena selain halal (itu udah pasti, kan udah dapet sertifikasi halal dari MUI), juga karena produknya memperhatikan hal-hal yang tidak diperhatikan oleh produk kosmetik lain.

Saya mau bilang kalau Wardah ini: beyond halal. :cutesmile:

Selain masalah halal-haram-najis ini, ada satu masalah lain yang sebenarnya cukup esensi menurut saya: jenis produknya sendiri. Kamu tidak akan menemukan produk yang nyebelin (kalo bahasa saya) di daftar produk Wardah. Misalnya saja produk waterproof.

Wardah memang mempunyai maskara waterproof, tapi hanya tahan keringat saja. Ketika kamu berwudhu, maskaranya akan luruh bersama air wudhu jadi tidak menghalangi air wudhu di wajah kamu. Air wudhu yang terhalang oleh produk waterproof akan membuat wudhu kamu tidak sah. Setelah berwudhu dan sholat, kamu memang harus mengaplikasikan ulang maskaranya agar efek bulu mata lentik dan tebal bisa didapat kembali. Tapi itu kan lebih bikin tenang sebenarnya. Bulu mata lentik tapi wudhu gak sah trus menyebabkan sholat gak sah lebih nyebelin dan bahaya daripada sekedar maskara kamu luntur kan? :cutesmile:

Wardah juga gak punya eyeliner cair karena kalau produk eyeliner itu gak dibikin waterproof, dalam hitungan jam saja, mata kamu bakalan kelihatan seperti mata panda. Eyeliner berbeda dengan maskara, dia diaplikasikan di kulit. Untuk membuat eyeliner itu tahan lama, satu-satunya cara yaaa … membuatnya se-waterproof mungkin. Wardah hanya mempunyai produk eyeliner pensil yang tidak menutupi kulit. Warnanya memang tidak setebal dan ketegas eyeliner cair, tapi percaya deh, eyeliner pensil itu lebih membuat tampilan riasan mata kamu kelihatan lebih alami. :cutesmile:

Produk Wardah yang Saya Pakai Apa?

Saya sudah mencoba hampir semua produk Wardah kecuali professional make-up kit-nya. :lol:

Tapi yang harus selalu ada: foundation cair, lipstick, eyeliner, bedak tabur, eyeshadow, dan blush on.

Foundation Cair

Kemasannya ringan dan mudah dibawa-bawa. Kalo kemasan kaca kan kadang suka ngeri pecah kalo jatoh. :die:

Yang paling saya suka: walaupun gak pake tutup pump, kemasannya higienis. Walaupun dalam keadaan miring kayak gitu, isinya gak tumpah. Harus dipencet dulu baru keluar isinya.

Teksturnya lebih kental daripada foundie cair lainnya. Lebih mirip BB Cream menurut saya. :cutesmile:

Karena kulit saya kombinasi kering-normal, saya lebih suka menggunakan foundie cair. Foundie cair Wardah ini lebih mirip BB Cream teksturnya. Lebih padat dan mudah diratakan. Rasanya juga tidak terlalu berat. Kalau hanya ingin berdandan tipis saja, saya merekomendasikan foundie ini. Tapi untuk riasan lebih berat, sebaiknya menggunakan foundie cream aja agar lebih tahan lama.

Saya menggunakan bedak tabur Wardah agar warnanya sesuai dengan foundie-nya. Bedak taburnya sangat ringan dan mudah rata. Saya selalu menggunakan kuas untuk mengaplikasikannya agar hasilnya lebih halus, rata, dan tipis.

Hydrogloss

Hydrogloss ini warnanya cakep-cakep. Saya suka menggunakannya sehari-hari kalau di rumah karena selain membuat bibir terlihat glossy, kandungan minyak zaitunnya juga membuat bibir jadi lembab.

Warna yang saya pakai adalah No.3: Sheer Brown.

Warna kemasannya elegan. Saya suka.

Warnanya cantik kan? :cutesmile:

Kalau dilihat di gambar di atas, warnanya memang gak terlalu pigmented, jadi gak keliatan pake lipstick banget gitu. Kalau ada yang pengen pake lipstick tapi kesannya seperti gak pakai lipstick, saya merekomendasikan si Hydrogloss ini. Warna Sheer Brown ini deket banget sama warna asli bibir saya, makanya saya suka banget. :cutesmile:

Exclusive Lipstick

Saya sudah memakai lipstick yang satu ini bertahun-tahun dan masih terus beli lagi kalau habis. Warna yang paling saya suka: No. 31 Rosewood. Warnanya kalem dan enak dilihat. Saya memang suka sekali dengan warna yang agak coral seperti lipstick ini, kesannya jadi seger gitu.

Warna kemasannya bagus…. 

Warnanya juga cantik, kan? :cutesmile:

Perfect Longlash Curling Mascara

Ini lho maskara yang make sistem innovative waterproof seperti yang saya ceritain di atas tadi. Tapi saya gak menggunakan maskara ini untuk riasan ringan sehari-hari. Saya hanya menggunakannya kalau mau keluar rumah atau ke acara yang lebih resmi.

Innovative waterproof, harus dicoba!

Tongkatnya yang agak lengkung itu memudahkan untuk menjangkau bulu mata di bagian yang agak sulit, seperti di sudut mata. Sangat membantu.

Blush On

Blush on itu harus buat saya. Soalnya kalau menggunakan bedak saja, kadang wajah kelihatan pucat. Blush on ini bisa membuat wajah kelihatan lebih segar dan hidup dalam satu atau dua sapuan saja. Rahasianya cuma satu: don’t overdo it. Yang diperlukan hanya warna samar di pipi kamu. Itu udah memberikan perbedaan besar lho! :cutesmile:

Saya menggunakan blush on seri A ini dengan mencampurkan kedua warnanya untuk mendapatkan warna yang lembut tapi tetap terlihat warm dan segar.

Udah tinggal setengah karena sering dipakai… :cutesmile:

Eyeshadow

Saya punya beberapa eyeshadow Wardah. Yang paling baru adalah eyeshadow seri C yang saya beli karena saya ingin warna yang lebih berani tapi tetap manis: hijau.

Cakep kan warnanya? :cutesmile:

Warna hijau tuanya bagus sekali di kulit saya. Apalagi kalau di-blend dengan warna yang di tengah itu.

Eyeshadow Wardah seri B ini sudah lama saya beli. Saya membeli ini karena warna ungu tuanya yang manis. Kadang saya menggunakan warna merah keunguannya (yang di tengah) saja kalau sedang ingin menggunakan teknik single eyeshadow.

Favorit saya warna merah keunguan yang di tengah.

Warna ungu tua yang di sebelah kanan bisa digunakan untuk membuat area outer-V menjadi lebih gelap sehingga mata tampak lebih hidup.

Ini eyeshadow Wardah yang paling saya suka: seri A. Saya suka seri ini dengan alasan yang sangat sederhana, semua warnanya wearable!

Waktu saya membeli eyeshadow ini, kemasannya masih yang model lama. :T.T:

Kemasan model lama ini lebih besar daripada kemasan yang baru.

Saya gak bisa milih mana warna yang paling saya suka karena semuanya saya sukaaaa….!

Eyeliner Pencil

Eyeliner pencil ini sudah lama sekali saya punya. Seingat saya, saya membelinya tahun kemarin dan masih ada sampai sekarang, padahal hampir setiap hari dipakai. Awet ya. :cutesmile:

Udah pendek pensilnya…. :T.T:

Warna hitamnya tidak menutupi kulit seperti eyeliner cair.

Untuk riasan tipis dan sederhana sehari-hari, saya menggunakan bedak tabur. Bedak two way cake Wardah hanya saya pakai untuk riasan lebih tebal dan tahan lama.

Tiap kali difoto, pasti ekspresi saya aneh. Tapi demi Wardah, gapapa deh… *curcol* :T.T: 

Urutan Memakai Make-Up

1. Bersihkan wajah. Serius deh, ini penting. Kalau kamu memakai make-up trus wajah kamu gak bersih, kotorannya kan malah ketumpuk sama make-up-nya, dan ini bisa membuat kamu jadi jerawatan dan komedoan. :die:

2. Pelembab. Pelembab buat saya juga barang wajib. Saya selalu menggunakannya setiap habis mencuci muka. Usapkan pelembap dan tunggu beberapa saat sampai pelembabnya meresap dan membuat kulit kamu terasa lembab dan kenyal.

3. Foundation. Gunakan kuas foundation agar hasilnya rata, halus, dan higienis. Untuk pemakaian sehari-hari, gunakan foundie cair saja.

4. Bedak tabur. Karena foundie sifatnya basah, kita memerlukan bedak membuat semuanya tampak lebih halus dan rapi. Bedak tabur yang diaplikasikan menggunakan kuas akan memberikan hasil yang lebih tipis dan natural. Tapi kalau ingin hasil yang lebih tahan lama, bisa juga digunakan two way cake.

5. Eyeshadow. Kalau ingin penampilan sederhana, gunakan eyeshadow berwarna natural seperti coklat. Sapukan eyeshadow di seluruh kelopak mata dan ratakan dengan blending brush. Untuk outer-V (sudut mata bagian luar), gunakan sedikit eyeshadow berwarna lebih tua yang senada. Sementara untuk memberikan kesan mata yang lebih segar dan bercahaya, gunakan eyeshadow untuk high-lighting bagian sudut dalam mata.

6. Eyeliner. Eyeliner bisa membuat mata terlihat lebih ekspresif, tajam, dan cantik. Eyeliner pensil lebih mudah digunakan lho, dibandingkan eyeliner cair. Bingkai tepi kelopak mata bagian atas dengan eyeliner. Untuk bagian bawah (water-line) itu opsional. kalau saya sih lebih suka water-line-nya dibiarkan saja. Kalau dikasih eyeliner juga, nanti saya jadi mirip Pharaoh, eh gak ding, nanti dandanan saya jadi kelihatan berlebihan. :die:

7. Blush on. Gunakan blush on sedikit saja. Terlalu banyak blush on malah akan membuat riasan terkesan berlebihan. Untuk sehari-hari, saya lebih suka menggunakan blush on yang berwarna oranye muda untuk memberikan kesan pipi yang merona tapi tetap segar. Kesan merona ini juga bisa membuat wajah dan kulit wajah terlihat sehat lho.

8. Lipstick. Terakhir, gunakan lipstick dengan warna favoritmu. Udah deh. Gak susah kan? :cutesmile:

Terakhir, selalu cek ya apakah kosmetik yang kamu gunakan itu semua bahan-bahannya halal  dan tidak najis. Kalau males ngecek, pakai saja kosmetik yang sudah mendapat sertifikasi halal seperti Wardah.

See you…. :cutesmile:

Sumber:

Tentang halal-haram.

Tentang bahan haram dalam kosmetika dan obat. 

Tentang alkohol dalam parfum.

Tentang halal-haram alkohol.

Tentang ancient make-up.

Tentang Egypt ancient make-up.

Tentang Chinese ancient make-up.

Tentang Greek ancient make-up.

Tentang Rome ancient make-up.

36 Comments

  1. april
    Jun 28, 2015

    saya pernah membaca kalau kosmetik berbahan dimethicone adalah kosmetik yan g berbahan dasar minyak silikon yang dibersihknnya harus dengan cairan surfaktan, karena todak luntur jika dibasuh dengan air biasa. sedangkan di semua kosmetik wardah, hampir semuanya ada dimethicone, berarti setiap akan wudlu haruskah dibersihkan dengan sabun muka/ face toner?

    • Octaviani Nurhasanah
      Jul 20, 2015

      Sebenernya, pertanyaannya; waktu berwudhu, membasuh wajah itu gunanya apa? Untuk melunturkan apapun yang ada di sana atau untuk menlunturkan kotoran?

  2. Guest House Murah
    Oct 20, 2014

    wiihhh…lengkaapp..
    sipp..jadi tau 8)

  3. bimo
    Jan 3, 2013

    Terima kasih atas infonya buat tesis saya :cutesmile:

  4. kuroichan
    Nov 22, 2012

    aku suka deh tulisannya, makasih yaa mba. dari kemaren sempet bingung kalo make yg waterproof itu wudhunya sah apa gak.. searching juga hanya sedikit artikel yg ngebahas itu :(

    • octanh
      Dec 1, 2012

      Makasih udah mbaca…. :D Iya, biasanya orang suka gak gitu meratiin detail kecil kayak gitu.

  5. Ikakoentjoro
    Nov 2, 2012

    Selamat ya udah jadi pemenang :) :cutesmile:

  6. Dhina Roy
    Sep 21, 2012

    Salam kenal mbak,,, always find your blog helpful ;). Makasih ya

    • octanh
      Sep 22, 2012

      alam kenal juga. :cutesmile: Semoga membantu yaaa….

  7. agwinfanaila
    Sep 12, 2012

    Selamat ya mbak, semoga barokah dan selalu menang dilomba-lomba berikutnya, amin…

  8. Promo Hotel
    Sep 3, 2012

    Tulisannya lengkap begini, jadi pantas jadi pemenangnya
    Selamat ya mbak…

  9. Rosita
    Sep 3, 2012

    Mbak octa, selamat ya… boleh ni belajar make up sama mbak he he he

    • octanh
      Sep 5, 2012

      Makasih. :cutesmile: Eng anu, kalo dandan aku gak terlalu bisa. Cuman bisa sebatas nemplokin bedak ama narik gincu…. :T.T:

  10. riawanielyta
    Sep 1, 2012

    Slamat yaa, slm kenal juga…

  11. Hotel di Bogor
    Sep 1, 2012

    Selamat mbak Octa atas kemenangannya ;)

  12. Rosdiana
    Sep 1, 2012

    That’s really cool! Aku dpt banyak info dari post ini. Congrats ya on winning 2nd! Follow each other yuk! Visit my blog http://www.rosdianalittleworld.blogspot.com let’s support each other blogger! What do u say? :) thx in advance.

  13. Arum
    Sep 1, 2012

    Kereeennn.
    Udah komen di facebook tentang keherananku kalau Musk berasal dari Rusa. Tapi kurang afdol kalau belum komen disini. Rusa oh rusa :)))))))

    • octanh
      Sep 1, 2012

      Halo Arum! :cutesmile: Udah pernah makan daging rusa? Lebih enak dari daging sapi lho. Kalo di kampungku dulu, rusa masih bisa diburu buat dibikin gulai atau sate. Enaaaak. Dagingnya lembut. *tiba-tiba OOT* :cutesmile:

      • Arum
        Sep 1, 2012

        Belum eh…enggak, Octa. Enggak tega. Rusa kan lucu sekali T.T *lebih OOT*

  14. pygmalion land
    Aug 31, 2012

    artikelnya menarik banget, ga heran ya juara :D
    congrats ya. jadi dapat banyak pengetahuan baru heheh.
    terutama yg bibir merah

    • octanh
      Sep 1, 2012

      Wah, senangnya artikelnya dibilang menarik. :cutesmile:

  15. evrinasp
    Aug 31, 2012

    Mba, selamat ya juara dua euy, lam kenal, makasih sebelumnya

  16. Rillaz
    Aug 31, 2012

    ah senangnyaa.. selamat ya mba ^^…

    aku uda nebak mba pasti menang hihihi….

    • octanh
      Sep 1, 2012

      Waaaaah, dikunjungi Mbak Rillaz. :cutesmile: Makasih, Mbak.

  17. andiah
    Aug 31, 2012

    lagi menyambangi para pemenang lomba
    selamat mbaak, dapet iPhone ^^

    • octanh
      Sep 1, 2012

      Makasih…. :cutesmile: Semoga ada lomba kayak gini lagi. *maunya*

  18. Nurin
    Aug 25, 2012

    Mbak Octa mah, cocok banget kalau lagi bahas kayak ginian. Itu kenapa fotonya mereng-mereng, gak ngadep ke kamera aja biar hasil riasannya kelihatan jelas? he he :)

    • octanh
      Aug 30, 2012

      Kalo ngadep kamera pasti aku nangsung degdegan…. Gak biasa dipotoh soalnya. Selalu mati gaya. :lol:

  19. ineteni
    Aug 24, 2012

    sipp
    bagus ta
    smg menang yaaa
    #hadiahnya naik haji ya
    mauuuuuu

    • octanh
      Aug 24, 2012

      Hadiahnya paket produk, Ten. Lumayan kan? :lol:

Trackbacks/Pingbacks

  1. Mengenal Brand Lipstik Halal Lipstick | wave5marketing - […] lipstick merupakan salah satu lipstick halal yang terproses dengan sempurna untuk menjaga kehalalannya. Baik dari segi bahan sampai finishing. …
  2. #290: Simply Inspiring with Wardah|Octaviani Nurhasanah - […] 4. Kosmetik Halal dan Beyond Halal […]
  3. Kosmetik Halal = Tentram « Safura - [...] http://octavianinurhasanah.net/?p=2078 [...]
  4. Pengumuman Pemenang Kontes Blog #KosmetikHalal - [...] Octaviani Nurhasanah – Kosmetik Halal dan Beyond Halal berhak mendapatkan 1 unit iPhone 4S 16 GB [...]

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:| :twisted: :teror: :sniff: :siul: :roll: :oops: :nyucuk: :ngiler: :ngikik: :music: :mewek: :lol: :hohoho: :evil: :die: :cutesmile: :cry: :bored: :T.T: :D :?: :> :-x :-o :-P :-? :( 8-O 8)