#227: Undangan Pernikahan Online: Lebih dari Sekedar Trend

Dibaca 3,040 kali

“Harus ya nikah ngundang-ngundang?”

“Yaeyalaaaaah…. Kalo kagak, entuh namanya nikah diem-diem. Bisa jadi nikah siri.”

 

Undangan pernikahan itu sudah menjadi satu paket dengan pesta pernikahan itu sendiri. Bahkan dalam beberapa kasus, untuk pernikahan yang diatur dengan seksama dari mulai pelaksanaan, tata-cara, dan temanya, undangan bisa jadi merepresentasikan seperti apa dan bagaimana resepsi pernikahan itu akan dilangsungkan.

Saya pernah mendapat undangan pernikahan yang sangat sangat sangat (iya, sangatnya sampe tiga kali) mewah. Yang harga per-undangannya sama dengan tiga mangkok bakso. Undangan itu memang dibuat dari bahan-bahan daur-ulang, seperti kertas daur ulang dan ranting pohon. Tapi, tetap saja kesan mewahnya kelihatan sekali. :cutesmile:

Bukan, saya bukan mau memprotes “kemewahan” undangannya apalagi budget yang dikeluarkan untuk membuat undangan itu. Tapi, saya merasa undangan semewah itu hanya akan jadi sia-sia belaka karena tugas undangan adalah mengundang secara tertulis. Menyampaikan waktu dan tempat pernikahan akan dilaksanakan. Itu saja. Setelah semua pesan itu sampai, undangan tidak ada gunanya lagi.

Beberapa orang menyiasati hal ini dengan menggunakan bahan-bahan yang bisa dipakai ulang untuk membuat undangan. Seperti: piring, mug, kipas lipat, dan bahkan t-shirt. Saya menyukai ide itu walaupun ada beberapa hal yang tidak bisa dibawakan oleh undangan seperti ini. Misalnya saja kesan kemewahan atau desainnya yang disesuaikan dengan tema pernikahan. Sempitnya “ruang” yang dimiliki oleh benda-benda seperti mug atau piring, membuatnya tidak seekspresif undangan cetak. Kelebihan undangan cetak seperti ini hanyalah di penggunaan ulang bahan undangan.

Sebelum undangan cetak seperti yang kita kenal sekarang itu ada, orang-orang biasa datang ke rumah-rumah tetangga dan saudara untuk mengundang. Sampai sekarang pun hal ini masih dilakukan di tempat tinggal saya di Kepulauan Selayar. Para pengundang ini adalah keluarga dari orang yang akan melangsungkan pernikahan. Mereka datang dengan pakaian adat yang menunjukkan kalau mereka berkeliling kampung untuk menyampaikan undangan. Di Sumatra Barat pun hal ini masih dilakukan tapi hanya terbatas kepada orang-orang yang dihormati dan dituakan saja. Kesan bahwa mengundang dengan menggunakan undangan cetak konvensional itu mengurangi rasa hormat pengundang kepada orang yang diundang.

Tapi, cara seperti ini sangat merepotkan untuk orang-orang yang tinggal di kota besar dan tidak lagi terlalu terikat pada adat yang mengharuskan mereka melakukan hal seperti ini, seperti di Sumatra Barat atau di Kepulauan Selayar. Penggunaan undangan cetak dirasa masih merupakan opsi yang paling baik, ringkas, fleksibel, dan bisa disesuaikan dengan budget.

Tapi, benarkah itu?

 

Undangan Pernikahan Online sebagai Produk dari Kemajuan Teknologi

Sekarang ini, ada menurut Kompas, pengguna internet di Indonesia ada sekitar 63 juta orang atau setara dengan 24,23% dari total populasi penduduk. Di tahun 2013 ini, pengguna internet bisa naik sampai 82 juta orang. Sebagian besar dari pengguna internet ini adalah orang-orang muda. Mereka menggunakan internet untuk tetap keep in touch dengan lingkaran pergaulan mereka melalui jejaring sosial media, mencari berita, hiburan, dan masih banyak lagi.

Nyaris setiap hari generasi sekarang ini menggunakan internet. Kalau di generasi sebelumnya televisi adalah hal yang sepertinya menjadi barang wajib karena bisa memberikan segala yang diperlukan orang seseorang, seperti hiburan, berita, dan informasi, internet sekarang menggantikan itu dengan cara yang lebih baik, cepat, dan menyenangkan. Walaupun harga internet dan kecepatannya belum sebaik negara-negara maju lainnya, tapi trend menjadikan internet sebagai kebutuhan hidup sudah demikian jelas.

Kebiasaan menonton televisi pun mulai bergeser dari menonton di rumah bersama keluarga menjadi streaming televisi online dan menonton di bioskop dengan alasan agar lebih bisa menikmati gambar dan suara dari sebuah film. Cara menghubungi seseorang pun mulai berubah. Dari cara konvensional menghubungi lewat telepon rumah atau handphone, menjadi: mengirimkan DM (Direct Message) melalui Twitter, message Facebook, atau menggunakan aplikasi messenger di smartphone. Dan semua itu dilakukan dengan penambahan suara, video, dan hal-hal menarik lainnya, seperti: emoticon, editing foto, dan sebagainya.

Semua itu menjadi mudah karena keberadaan internet sudah pindah dari hal yang eksklusif dan hanya ditemukan di tempat-tempat tertentu seperti kantor atau warnet, menjadi hal biasa yang bisa didapatkan di genggaman tangan kita. Thanks to all smartphone out there. :cutesmile:

Beberapa waktu belakangan, trend undangan pernikahan pun sudah mulai bergeser dari mengirimkan undangan cetak konvensional kepada teman-teman dengan menggunakan Facebook. Cara ini dianggap lebih efisien karena tidak semua teman-teman itu bisa dijangkau lokasinya. Kalau diperlukan untuk mengirimkan undangan ke teman yang lokasinya jauh di luar negeri atau di salah satu provinsi jauh di Indonesia, sudah barang tentu hitungannya tidak lagi biaya cetak undangannya, tapi juga biaya pengirimannya. Belum lagi harus menanyakan satu per satu alamatnya. Belum lagi harus mengeposkan semua undangan itu dan memastikan sampai dengan selamat di tujuan.

Padahal, calon pengantin memiliki tekanannya sendiri menjelang pernikahan dan undangan hanya satu dari begitu banyak hal yang harus dipikirkan. Belum lagi fitting gaun, belum lagi urusan katering, belum lagi urusan gedung, belum lagi ini, belum lagi itu. Tidak semua pernikahan itu dilaksanakan dengan bantuan wedding organizer. Dan bayangkan betapa rumit dan ribetnya! Bisa-bisa pengantin wanitanya benar-benar akan berubah jadi bridezilla. :D

Undangan pernikahan online, seperti halnya juga smartphone, jejaring sosial, dan aplikasi messager, fungsinya untuk memudahkan kehidupan kita. Membuat segalanya menjadi lebih terorganisir dengan tetap menjaga esensinya dan semuanya ini bisa dilakukan untuk memaksimalkan manfaat dari internet yang ada di PC, laptop, tablet, dan smartphone kita.

 

Sopan Gak Sih Pakai Undangan Pernikahan Online? Kesannya Gimanaaaa … Gitu.

Untuk orang yang baru menggunakan atau tahu tentang undangan pernikahan online, kedengarannya memang agak kurang membumi. Tidak seperti undangan cetak konvensional yang semua orang sudah tahu, paham, dan mengerti seluk-beluknya. Setiap kali ada terobosan baru, memang dibutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan hal itu.

Kesan kurang sopan yang dirasakan dari undangan pernikahan online bisa disiasati dengan tetap mencetak undangan cetak konvensional untuk orang-orang tua atau orang yang dihormati. Atau dengan tetap mendatangi rumah mereka untuk menyampaikan undangan secara lisan sesuai dengan adat-istiadat yang berlaku. Undangan pernikahan online bisa mengambil tempat di kelompok teman-teman, rekan kerja, dan orang-orang yang dirasa sudah terbiasa dengan teknologi (khususnya internet). Beberapa hal memang tidak bisa dengan serta-merta berubah. Apalagi kalau berhubungan dengan adat dan kebiasaan di suatu tempat. Tapi kita sebagai generasi muda, bisa lebih fleksibel dan proaktif untuk mengambil irisan di antara keduanya untuk menerapkan gaya hidup yang lebih produktif dan go green.

Go Green? Lagi Ngetrend Tuh!

Iya, lagi ngetrend banget. Tapi bukan sebagai trend sesaat loh ya kayak Gangnam Style atau Harlem Shake. :cutesmile:

Go green itu adalah slogan yang harus digunakan secara terus menerus untuk kehidupan yang lebih baik. Kita tentu sudah sering mendengar tentang pembalakan liar di hutan-hutan Sumatra dan Kalimantan. Penebangan pohon sampai membuat hutan menjadi gundul untuk memproduksi pulp sebagai bahan dasar pembuatan kertas—termasuk pembuatan kertas undangan pernikahan.

Urusan ini bukan lagi menjadi trend atau gak ngetrend, tapi menjadi sebuah tanggung jawab bahwa kita seharusnya melakukan usaha untuk mengurasi pemakaian kertas sebagai ikhtiar kita untuk mengurangi jumlah pepohonan yang ditebang dan penggundulan hutan. Memang sewaktu kita SMP dulu, dalam pelajaran Geografi, pohon itu dimasukkan ke dalam kelompok sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Tapi, ada tapinya nih, butuh waktu panjang untuk memperbaharuinya karena jangka waktu menumbuhkan pohon sampai menjadi pohon siap tebang itu bukan dalam hitungan bulan. Bisa dalam hitungan belasan atau puluhan tahun. Jauh sekali perbandingannya dengan kecepatan kita dalam menggunakan kertas. Apalagi kalau kertas itu akan digunakan sebagai benda yang sehabis dipakai (mungkin) akan dibuang. Kecuali kalau kamu kolektor undangan sih. :D

Undangan Pernikahan Online itu Bentuknya Kayak Gimana Sih?

Secara sederhananya, undangan pernikahan online itu bentuknya seperti website, tapi jumlah halamannya sedikit atau disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan setiap pelanggan. Jangan bayangkan bentuknya dan cara kerjanya seperti undangan ala Facebook di mana kamu bisa meng-upload foto dan men-tag teman-teman Facebook kamu. Atau seperti penggunaan fitur “Event” di Facebook.

Dengan bentuknya yang seperti website, kamu bisa mengundang dan memberitahukan tentang pernikahan kamu ke lebih banyak orang, bukan hanya sebatas teman-teman Facebook kamu. Tidak semua orang punya akun Facebook, kan? Setelah undangan pernikahan online ini jadi, kamu bisa memberitahukan teman-teman kamu dengan berbagai cara: meng-SMS-kan link-nya, BBM, share di Facebook, dan Twitter. Hal ini tentu lebih memudahkan. Semua yang ingin kamu sampaikan, termasuk tentang style dan tema pernikahan kamu, akan tersampaikan dengan baik ke teman-teman kamu melalui undangan pernikahan online ini. Teman-teman kamu juga bisa merespon dengan mengisi komentar di undangan pernikahan online kamu. Terdengar lebih mudah kan dibanding undangan cetak konvensional? :cutesmile:

Teman-teman kamu akan bisa mengakses undangan pernikahan online ini dari PC, laptop, tablet, dan smartphone mereka. Yang berarti, mereka bisa “menerimanya” di mana saja. Tidak perlu ada kekuatiran bahwa undangan kamu tidak akan sampai ke orang yang akan kamu undang. Kamu juga tidak perlu repot menanyakan alamat untuk mengirimkan undangan.

Cara seperti ini juga kelihatan lebih elegan, menyenangkan, tanpa mengurangi esensi dari undangan itu sendiri. Dibandingkan dengan apabila kamu menggunakan fitur “Event” di Facebook. Apalagi kalau kamu malah hanya scan undangan cetak konvensional kamu dan fotonya di-share di Facebook, trus kamu nge-tag temen-temen kamu. Kamu kan bukan OL shop Facebook…. :D

Hmm … Gitu Doang?

Ya gak lah. :D

Seperti semua barang digital lainnya, undangan (beserta dengan komen-komennya) akan dapat disimpan oleh pemilik undangan tersebut.

Selain itu kamu juga akan menghemat begitu banyak uang yang bisa dialihkan untuk hal lebih penting lainnya, misalnya: biaya bulan madu atau souvenir pernikahan. :D

Masalah penghematan ini sangat signifikan jumlahnya. Saya tidak bicara menghemat 50% atau 25% dari budget yang kamu anggarkan untuk pencetakan undangan cetak konvensional. Saya bicara tentang 90% dan bahkan 95%.

Undangan nir-kertas seperti undangan pernikahan online adalah barang digital yang pembuatannya menggunakan teknologi, bukan bahan baku kertas sehingga biaya produksi dan distribusi bisa diminimalisir. Kamu hanya perlu membayar biaya desain dan pemasangannya dalam jangka waktu tertentu. Harga undangan pernikahan online ini murah juga karena kamu membuat satu undangan untuk semua orang yang ingin kamu undang. Bukan satu orang satu undangan seperti pada undangan pernikahan cetak konvensional.

Beberapa hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah fitur-fitur yang disediakan (dan bisa dibuat) di undangan pernikahan online yang tidak bisa kamu dapatkan di undangan pernikahan cetak konvensional.

Apa saja? Yuk kita bahas.

Terus di mana kita bisa pesan undangan pernikahan online? Salah satu penyedia yang saya rekomendasikan adalah DatangYa. Kenapa? Salah satu hal yang patut dipertimbangkan adalah pelayanan dan barang yang ditawarkan: bagus atau tidak. Bagus tidaknya barang yang dijual (khusus untuk undangan online ini) bisa dilihat dari desain dan fiturnya.

Fitur-fitur yang Disediakan

  • 1. Slider Foto,  maksimal 5 foto. Kamu bisa pilih 5 foto pre-wedding terbaik kamu untuk ditampilkan di halaman utama undangan online kamu.
  • 2. Resepsi. Halaman informasi pernikahan kamu selengkapnya: kapan, di mana, dengan siapa?
  • 3. Peta dan denah. Kamu akan dibantu untuk menampilkan Peta dalam bentuk google map dan Denah berupa sketsa manual lokasi pernikahan kamu. Jadi yang mau dateng ndak akan nyasar. Bisa ditambahkan dengan rute angkot ataubus bila perlu.
  • 4. Love story. Halaman yang berisi kisah cinta kamu dari perkenalan sampai akhirnya memutuskan untuk menikah.
  • 5. Keluarga besar. Kalau kamu punya keluarga besar dan mereka semua ingin dicantumkan sebagai orang yang turut mengundang, kamu bisa manfaatkan fitur ini.
  • 6. Buku tamu. Kamu pasti ingin tahu apakah undangan online kamu sudah dibaca atau belum. Melalui fitur buku tamu ini, kamu bisa melihat komentar dari pengunjung undangan kamu. Fitur buku tamu ini sudah mendukung buku tamu facebook. Jadi bisa diketahui dengan jelas identitas teman facebook kamu yang sudah berkunjung dan memberikan komentar.
  • 7. Special invite To Email. Fitur ini ditujukan untuk orang-orang spesial kamu, misalnya teman dekat alias BFF (best friend forever). Fitur ini berupa link unik yang dikirim melalui email, misalnya nama kamu Jaka akan menikah dengan Dara dan mengundang  David, maka linknya adalah www.datangya.com/jakadara/to/david. Ketika David membuka undangan kamu, maka di halaman utama undangan akan tertera nama lengkap David. Selengkapnya
  • 8. Special invite to facebook. Serupa dengan fitur sebelumnya, namun akan langsung terkirim ke wall (Dinding) Facebook si David tadi.  selengkapnya
  • 9. Hitung waktu mundur. Alias countdown timer yang akan menampilkan perubahan waktu yang bergerak menuju hari H resepsi pernikahan kamu. Jadi pengunjung lebih mudah menyimpulkan kapan sih resepsi pernikahan kamu? Tentu kata 3 hari 3 jam lagi lebih mudah dipahami dari pada hanya menyebutkan tanggal pernikahan kamu.
  • 10. Hit counter. Fitur ini akan menunjukkan jumlah kunjungan ke website undangan pernikahan kamu, dalam bentuk hit counter dan unique counter. Jadi mereka yang sudah mengunjungi website undangan pernikahan kamu akan terpantau walaupun tidak mengisi pesan di buku tamu.
  • 11. Share social media. Fitur ini memungkinkan teman kamu membagikan undangan pernikahan kamu langsung ke social media, facebook dan twitter mereka sehingga bisa menjangkau teman-teman yang tidak sengaja terlewat untuk kamu undang.
  • 12. Kata-kata mutiara/ayat2 dari kitab suci. Website undangan pernikahan kamu tentu lebih afdhol bila dihiasi dengan kata-kata mutiara / ayat-ayat suci yang berkaitan dengan pernikahan dan membina rumah tangga yang baik dan langgeng. Kamu bisa pilih yang sudah disediakan atau bisa juga sesuai dengan kreasi kamu sendiri.
  • 13. Masa aktif. Masa aktif website undangan pernikahan kamu mulai tanggal publish sampai 30 hari setelah hari H resepsi. Cukup lah ya…
  • 14. Custom URL. Kamu bisa menentukan sendiri path url yang kamu inginkan dengan format www.datangya.com/[usernameanda], contoh : www.datangya.com/resepsi_jakadara Screenshot from 2013-02-26 00:16:10
  • 15. Thema. Kamu pasti ingin undangan pernikahan kamu tampil menarik. Pilihan thema yang beragam, menarik dan unik bisa kamu lihat di http://datangya.com/theme. Tersedia color palette di sebelah kiri untuk mencari tema dalam kelompok warna tertentu.
  • 16. Mobile theme. Tersedia thema mobile yang menarik, unik dan ringan sehingga gampang diakses dari perangkat mobile seperti feature phone, smartphone dan tablet yang mempunyai dimensi ukuran yang berbeda-beda. Mobile theme ini menjadikan website undangan pernikahan kamu secara otomatis mendeteksi ukuran layar dari perangkat yang digunakan pengunjung. Sehingga website undangan pernikahan kamu tetap tampil menarik dengan optimal pada ukuran layar berapa pun.
  • 17. Instan. Website undangan pernikahan kamu bisa selesai hanya dalam hitungan menit. Tentunya kalau semua bahannya sudah kamu siapkan sebelumnya, yaitu lima foto terbaik pre-wedding kamu, love story, pilihan thema, lokasi dan lain-lain tadi.
  • 18. Background MusicKamu bisa menambahkan musik pengiring di website undangan pernikahan kamu. Bisa upload sendiri atau memilih musik yang telah tersedia. Kalau kamu tidak memerlukan fitur ini juga bisa dinon-aktifkan. Selengkapnya
  • 19. Invitation Private [New]. Fitur terbaru ini akan menjadikan website undangan pernikahan kamu hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang kamu undang saja. Selengkapnya
  • 20. Domain sendiri [Harga Khusus]. Terakhir, kamu bisa juga menggunakan domain sendiri untuk undangan pernikahan kamu supaya lebih spesial dan lebih awet (masa berlaku satu tahun dan bisa diperpanjang untuk kamu isi dengan ging). Contoh: www.datangya.com/jakadara diubah menjadi www.jakadara.com 

Rumit dong kalau ada fitur sebanyak itu. Enggak dong. Hanya empat langkah yang diperlukan:

langkah

Petunjuk lebih lanjut bisa dilihat di video berikut ini:

Semua fitur di atas bisa kamu dapatkan di undangan pernikahan online kamu dengan harga yang relatif terjangkau. :cutesmile:

Terakhir, undangan pernikahan online selain sebagai usaha untuk menghemat penggunaan kertas, pemanfaatan teknologi, juga merupakan usaha untuk membuat hidup (dan acara pernikahan kamu) menjadi lebih terorganisir. Kamu bisa menyamakan kecepatan mobilitas orang-orang yang kamu undang, memastikan mereka semua mengetahui undangan yang kamu kirim tanpa susah payah. Dan karena undangan pernikahan online ini adalah barang digital, it will last forever…. Selama kamu gak nge-delete sih. :D

Jadi, ini lebih dari sekedar trend. It’s a lifestyle…. :cutesmile:

6 Comments

  1. Apikecil
    Feb 26, 2013

    Ulasan yang kumplit banget Mbak..
    Semoga sukses ya Mbak :)

  2. noniq
    Feb 26, 2013

    Mantep mbak tulisannya XD seperti biasa.. Hehehe.. Good luck yaa :)

  3. ichaaa
    Feb 25, 2013

    wowww…keren sekali tulisannya :-)
    Goodluck yaaah….
    boleh lhoo mampir ke blog ku http://farichatuljannah.blogspot.com/2013/02/datangyacom-ahlinya-undangan-pernikahan.html

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pengumuman pemenang hadiah hiburan 30 blogger terbaik kontes blog Datangya.com | Datangya - [...] http://octavianinurhasanah.net/?p=3184 [...]

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:| :twisted: :teror: :sniff: :siul: :roll: :oops: :nyucuk: :ngiler: :ngikik: :music: :mewek: :lol: :hohoho: :evil: :die: :cutesmile: :cry: :bored: :T.T: :D :?: :> :-x :-o :-P :-? :( 8-O 8)