#354: Setoples Kunci dan Tempat untuk Kembali

Dibaca 116 kali

IMG_5275edit

 

Adakah yang suka dengan film-filmnya Wong Kar Wai? :D

Pagi ini pas lagi ngopi, saya keingetan tentang salah satu film Wong Kar Wai yang saya suka; My Blueberry Night. Rating IMDb-nya emang gak terlalu bagus, soalnya cara storytelling-nya bukan pake gaya Hollywood sih. Dia lebih banyak pake film language buat membangun mood and feel dan itu ngebikin kita menonton bukan dengan cara melihat akting dan menyambung-nyambungkan ceritanya, tapi dengan merasakan filmnya. Susah kan, tuh? Hahahaaa….

Jadi pas kamu selesai nonton filmnya, disuruh nyeritain ulang, kamu bakalan bingung. Tapi kamu ngerti dan “rasa” dari filmnya itu masih tertinggal. Ini yang ngebikin saya suka sama Wong Kar Wai. Pengalaman yang mirip saya dapatkan pas mbaca novelnya Murakami. :cutesmile:

Kalo di My Blueberry Night ini, saya suka karena ada Norah Jones yang jadi salah satu pemainnya. Aktingnya emang gak sebagus aktris lainnya, tapi feel-nya dapet.

Salah satu ide (gak bisa dibilang cerita juga soalnya) dari film ini yang membekas di saya adalah ketika Jeremy meletakkan toples di meja kafenya buat menyimpan kunci apartemen. Biasanya, ada pasangan yang rutin datang ke kafe itu. Trus pas mereka putus, salah satu dari mereka menitipkan kunci apartemen pasangannya (yang dia pegang) biar kalo mantan pasangannya dateng ke kafe itu, Jeremy bisa ngasihin kunci itu. Banyak dari mereka yang gak mau ngasih langsung kuncinya. Sayangnya, gak ada satu pun dari kunci itu yang bisa dia kasihin soalnya mantan pasangan itu pada gak dateng lagi. Jadinya, biar gak ilang-ilangan, itu kunci ditaroh sama Jeremy di toples. Ada banyak kunci di toples itu.

Jeremy gak mau ngebuang kunci itu soalnya dia percaya kalau memang pasangan yang putus itu menyesal dan kemudian saling mencari, mereka harus punya satu tempat “berhenti”. Salah satu tempat yang mereka sukai ketika masih bersama ya kafenya si Jeremy itu. Kalau mereka pengen mencari lagi mantan pasangannya itu, Jeremy percaya kalau kafenya adalah tempat yang akan mereka datangi karena menyimpan banyak kenangan dan mereka akan menemukan kunci mereka di toples itu.

Blueberry_Nights (2)

Toples kuncinya si Jeremy.

Jeremy sendiri membuka kafe itu dan tetap tinggal di tempat yang sama setelah bertahun-tahun karena dia ingin mudah ditemukan. Cewek yang dicintai sama dia pergi dan kalau seadainya cewek itu ingin kembali dan mencarinya, dia gak akan nyasar karena tahu si Jeremy selalu di situ. Jadi “juru kunci”. Hahahaaa….

Entah kenapa saya tergugah dengan ide bahwa seseorang harus diam dan berhenti bila ingin mudah ditemukan.

Kita memang selalu ingin pergi, berkelana, tapi ketika kita sudah lelah … kita mencari tempat pulang. Tempat yang selalu ada di sana, selalu sama, dan bukan hanya kita, tapi banyak orang pun menyimpan kenangan perjalanannya di sana. Kalau buat saya, tempat itu rumahnya Ibu saya dan Nenek saya. Dua rumah itu selalu jadi tempat pulang banyak orang. Hingga berdesakan cerita dan kenangan di dalamnya.

Ketika saya tanyakan pada Ibu saya mengapa dia tidak pergi atau pindah ke mana gitu yang dia suka, Ibu saya bilang bahwa dia ingin ada di sana agar anak-anaknya bisa punya tempat pulang. Kalau saya udah gak pengen lagi jadi pengembara dan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, saya juga berencana untuk membuat tempat pulang untuk anak-anak saya kalau mereka lelah berkelana.

Kalau kamu belom nonton My Blueberry Night, nonton deh. :D *promosi*

Soalnya banyak hal romantis yang gak bisa diceritakan dan saya sukaaa … bagaimana Wong Kar Wai mengeksekusinya dengan gambar. Buat saya, ini film yang memang bercerita dengan cara seharusnya film bercerita. Soalnya susah banget buat diceritakan ulang, diadaptasi, apalagi diterjemahkan ke bahasa tulisan. Kamu cuma bisa dapet ceritanya dengan melihat gambarnya.

Trus kalo kamu suka ide-ide romantis tentang pencarian dan cinta, kamu bakalan suka dengan bagaimana film ini mengurainya. Satu kata buat film ini: beautiful.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:| :twisted: :teror: :sniff: :siul: :roll: :oops: :nyucuk: :ngiler: :ngikik: :music: :mewek: :lol: :hohoho: :evil: :die: :cutesmile: :cry: :bored: :T.T: :D :?: :> :-x :-o :-P :-? :( 8-O 8)