#391: Kota Milik Kita

Dibaca 46 kali

IMG_6941

 

Tak ada kota yang benar-benar menjadi milik kita;
kalau tidak kita yang meninggalkannya,
maka kita yang terusir dari sana

Lalu akhirnya aku memilih untuk membangun rumah di hatimu
dan kemudian berkelana mencari arah
setidaknya, kita punya rumah yang kita bawa ke mana-mana
yang membuat kita tidak pernah kehilangan tempat sembunyi
walaupun langit laksana akan runtuh ketika
hujan-petir bergemuruh

Kita tetap punya tempat kembali
karena rumah kita di sini,
di hati

Lalu kota-kota itu seolah berjalan di sekeliling kita
mengikuti tapi tak pernah benar-benar menjadi milik kita;
tapi kita tak pernah lagi meninggalkannya
dan juga tak pernah lagi terusir dari sana

Karena rumah kita di sini,
di hati

Seperti kamu pun di sini,
di hati

_______________________________________________________

PS: Dorongan buat nulis puisi tentang kota dan hati, entah kenapa jadi kuat banget setelah dengerin Keane yang Sovereign Light Café. Terutama pas bagian awalnya:

“I’m going back to a time when we owned this town ….”

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:| :twisted: :teror: :sniff: :siul: :roll: :oops: :nyucuk: :ngiler: :ngikik: :music: :mewek: :lol: :hohoho: :evil: :die: :cutesmile: :cry: :bored: :T.T: :D :?: :> :-x :-o :-P :-? :( 8-O 8)