#522: [The Other Half] Love Story or Relationship Story?

Dibaca 102 kali

IMG_0930

Beberapa hari yang lalu, saya baru aja nyelesein satu naskah dan rasanya legaaa … banget. Soalnya udah lama saya gak nulis dengan disiplin dan pas saya coba untuk mulai mendisiplinkan diri, setidaknya nulis 500 kata setiap hari, akhirnya naskah itu selesai. Agak sedih juga rasanya pas udah sampai di halaman seratusan dan mulai sadar kalau cerita ini harus dituntaskan. Ending-nya pun harus menggenapkan. Ini juga yang kadang ditanyakan ke saya; ending yang bagus itu yang kayak apa, ya? Saya cuma bisa bilang; yang menggenapkan. Yang bikin ceritanya utuh secara keseluruhan–terlepas itu sad atau happy ending. 

Saya belum tahu naskah ini akan bagaimana nasibnya. Apa akan ada penerbit yang tertarik atau bagaimana. Karena penolakan itu udah jadi bagian dari hidup saya #cieee … jadi saya udah gak masalah sih, ditolak sana-sini. Hahahaaa. Palingan kalo ada keputusan naskah ditolak, saya revisi ulang atau tulis ulang trus dikirim lagi ke penerbit lain. Tapi gak segera. Kadang saya ngerasa harus jauh-jauh dulu dari naskah itu sampai beberapa lama biar saya bisa kembali mengerjakannya dengan tenaga baru. Biar saya kembali tertarik dengan ketertarikan yang juga baru.

Beberapa waktu lalu, saya mendengar podcast wawancara dengan Rainbow Rowell tentang Eleanor and Park. Saya sedang baca novelnya. Baru beberapa lembar, sih. :mewek:

EleanorAndPark

Jadi di wawancara itu dia menjelaskan bahwa E&P bukan kisah cinta. Pride and Prejudice, itu kisah cinta. Menceritakan dua orang yang jatuh cinta dan berakhir dengan keduanya menyatakan cinta dan masuk ke komitmen baru untuk menjalin hubungan. Hampir semua kisah puteri-puterian, itu kisah cinta. Berakhir dengan mereka menikah dan hidup bahagia selamanya. Rowell mengatakan bahwa E&P itu adalah relationship story; kita mulai jatuh cinta pada karakter-karakter di dalamnya ketika mereka pun mulai jatuh cinta satu sama lain. Kita melihat bagaimana mereka membuat hubungan itu berjalan, jatuh, dan mungkin berlari. Kita melihat bahwa mereka belajar tentang bagaimana bertahan, nyaris sama dengan yang kita lakukan kalau kita sedang ada di dalam relationship.

Ini menarik buat saya.

Kadang saya membaca novel dan memperlihatkan bagaimana satu karakter jatuh cinta pada karakter yang lain tapi tidak ada hubungan di antara keduanya. Mencintai dari jauh. Mencintai diam-diam. Dan di dunia nyata, itu melelahkan. Saya pengen nyoba nulis yang lain. Saya pengen nulis tentang relationship story. Kisah sederhana saja karena hubungan antarmanusia–apapun itu–tidak pernah sederhana.

Trus pagi ini saya baca tulisan tentang relationship di The Unlearn. Semua itu tentang hubungan yang sehat. Jadi, saya pun mikir lagi; bagaimana kalo sekarang saya nulis tentang hubungan yang sehat? Dua karakter yang udah dewasa, udah mengerti tentang hubungan, dan bukan tentang kisah cinta menye-menye nan menguras air mata–bahasa gue sinetroniyah banget. :D

Beberapa waktu lalu, saya juga berdiskusi dengan teman penulis, Bang Rajab namanya. Kita ngobrolin tentang kisah cinta, tentang hubungan, tentang gimana karakter dalam novel memperlihatkan hubungan, cinta, dan jatuh cinta. Makin ke sini, mungkin karena saya makin tua dewasa juga kali ya, saya kadang memperlakukan cerita yang akan ditulis sebagai tempat untuk menjawab pertanyaan saya sendiri. Untuk memahami apa-apa yang ingin saya mengerti. Jadi sepertinya cerita yang bagus aja masih belum cukup. :hiks:

Jadi, yak, berikutnya saya mau nulis cerita tentang relationship untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saya sendiri tentang cinta dan relationship. Yah, begitulah…. :cutesmile:

2 Comments

  1. Lusi
    Jun 19, 2015

    Cinta dewasa yg bikin aku patah sepatah patahnya itu film Night in Rodanthe. :T.T: Ya Tuhan mengapa begitu siiiih endingnya??? :T.T:

    • Octaviani Nurhasanah
      Jul 20, 2015

      Aku belom pernah nonton film itu, Mbak Lusi. Richard Gere, ya? Idola saya dan emak saya itu. Hahahaaa~

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:| :twisted: :teror: :sniff: :siul: :roll: :oops: :nyucuk: :ngiler: :ngikik: :music: :mewek: :lol: :hohoho: :evil: :die: :cutesmile: :cry: :bored: :T.T: :D :?: :> :-x :-o :-P :-? :( 8-O 8)