#547: Inertia

Dibaca 63 kali

IMG_5479 copy

Dua hari yang lalu, cuaca sangat menyenangkan. Dua puluh derajat, sungguh, itu membuat gembira–setidaknya buat saya. Tapi mungkin juga buat semua orang karena di bike trail di belakang apartemen saya, banyak orang jogging atau sekedar membawa anjingnya berjalan-jalan. Lalu kemarin, suhu turun lagi ke tiga derajat. Dan di suhu seperti itu–ditambah angin yang kencang pula–saya malah jalan-jalan ke Walmart. Keputusan yang agak bodoh karena malamnya, saya meriang. :die:

Pagi ini, setelah segelas kopi, beberapa potong coklat, dan dua butir paracetamol, saya pun merasa jadi agak bego. Tapi memang begitulah efek obat itu di badan saya. Yang paling terasa; saya jadi susah mikir. Tambahan lain; saya jadi malas. Sebenarnya, setiap hari saya juga malas. Tapi hari ini lebih malas dibanding biasanya. Bukti kemalasan saya yang benar-benar nyata; blog ini terbengkalai.

Dan malasnya saya ini sudah jadi inertia. :D

inertia_meaning_-_Google_Search

Terlalu banyak yang mengusik pikiran juga, sih. *nyari pembenaran*

Misalnya beberapa waktu belakangan, saya khusyuk mengikuti diskusi ala detektif swasta di sebuah forum yang membahas kopi bersianida, laporan artis ini ke polisi tentang perilaku artis itu, isu LGBT, jilbab halal, dan sebagainya.

Saya juga–entah mengapa–mudah sekali terdistraksi dengan artikel yang berseliweran di sosial media ketika niat awal saya buka laptop itu untuk menulis. Judul artikelnya pun agak-agak memancing, sih. Misalnya seperti ini; “Tujuh Puluh Sembilan Film Fakta Kehidupan Kuntilanak yang Tidak Kamu Tahu”.

Saya kan, jadinya penasaran yaaa…. Bagaimana ceritanya bisa ada 79 fakta tentang kuntilanak yang gak saya tahu? Kok bisa? Kayaknya saya ahli masalah kuntilanak…. Terus saya klik, deh. Masalahnya, di bawah artikel itu ada link ke artikel lain dengan judul yang sama bikin gatelnya. Misalnya; “Dua Ratus Tiga Puluh Hal yang Tidak Kamu Tahu tentang Donat”.

Sebagai pembuat donat pemula, saya harus tahu, dooong…. Gimana ceritanya saya bisa gak tahu sebanyak itu fakta tentang donat. Dan saya klik lagi. Dan … waktu pun banyak terbuang. Dan … saya pun tambah malas. Dan … itu terjadi nyaris setiap hari. :die:

Dari segitu banyak artikel dan tulisan di internet, yang judulnya dibuat sedemikian rupa, gak banyak yang penting ternyata. Kebanyakan sampah. Menarik memang. Tapi tetap sampah. Dan mengumpulkan sampah hanya bikin pikiran jadi penuh dan sesak–untung-untung gak sampe kotor, kan.

Tulisan ini juga gak penting, sih…. :die:

Saya ingin tetap ada di fase inertia, tapi untuk hal lain. Saya udah kangen masa di mana saya bisa lembam menulis seribuan kata perhari dan bukannya membuat analisa pajang-lebar tentang bagaimana caranya memasukkan sianida ke Es Kopi Vietnam.

Huuuft….

Semangati saya dong, Mantemaaan~ :D

2 Comments

  1. desni
    Feb 6, 2016

    semangat mba octaaaaa… lalalayeyeye… *ala abg di dahsyat*

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:| :twisted: :teror: :sniff: :siul: :roll: :oops: :nyucuk: :ngiler: :ngikik: :music: :mewek: :lol: :hohoho: :evil: :die: :cutesmile: :cry: :bored: :T.T: :D :?: :> :-x :-o :-P :-? :( 8-O 8)