Soto ayam adalah masakan yang paling disukai di rumah saya setelah sup ayam. Pokoknya segala macam yang pakai ayam, anak-anak suka. Membuatnya pun juga enggak susah. Lebih sedikit perlu usaha sih dibandingkan dengan sup ayam–yang tinggal bikin kaldu dan nyemplungin semua sayuran–tapi jangan bayangkan kalau bikinnya susah banget. Enggak sesusah itu, kok. Tapi memang agak repot. Itu aja.

Setiap daerah punya resep sotonya sendiri yang bahan dasarnya dari ayam. Yang membedakan kebanyakan hanyalah komposisi bumbunya. Komposisi bumbu yang beda, ngebikin rasa sotonya juga jadi beda. Tapi semua soto biasanya enaaaaaaak~!

Dari teori bahwa soto ayam dengan komposisi bumbu seperti apapun pasti enak, maka setiap keluarga pun bisa membuat soto ayam dengan versi bumbu sendiri sesuai dengan selera masing-masing. Soto ayam yang saya buat ini adalah soto ayam dengan komposisi bumbu yang disukai keluarga saya. Jadi rasanya mungkin enggak ngikutin salah satu standar soto ayam tertentu, misalnya Soto Ayam Lamongan.

Kalau saya beli ayam, biasanya saya bagi menjadi beberapa bagian yang diperuntukkan untuk masakan tertentu. Misalnya bagian daging sekitar dada dan pahanya saya pakai untuk balado atau ayam penyet, bagian tulang-tulangnya untuk campuran sup, dan sisanya untuk soto. Ayam yang di jual di Selayar sini jarang yang beratnya kurang dari 2,5 kg. Jadi ukurannya emang gede-gede.

Saya menceritakan pembuatan soto ayam ini dalam bentuk walk-through aja kali yak biar gampang.

Baiklah, pulang dari pasar, buat dulu kaldunya sebagai dasar kuah sotonya.

1. Ayam. Ambil bagian yang banyak dagingnya sesuai dengan selera manteman. Lebih banyak lebih baik sih. Saya menggunakan sekitar 1 kg daging ayam (1/2 bagian ayam).

2. 2 batang sereh yang dimemarkan.

3. Kalau ada, bisa menggunakan daun jeruk untuk menambah aromanya. Saya gak pakai soalnya gak ada.

4. Garam secukupnya.

Rebus ayam dengan air sebanyak sekitar 4 liter. Saya menggunakan panci ukuran sedang (diameter 28 cm) dan airnya ini banyaknya memenuhi sektar 3/4 pancinya. Rebus ayam di api sedang sampai sekitar setengah jam. Jangan lupa masukkan garam dan serehnya. Setelah kaldunya jadi, matikan apinya dan sisihkan.

Khusus bawang goreng, saya ngebikin dari sehari sebelumnya. Soalnya ngirisnya makan waktu…. 

Ketika kaldu sedang dibuat, kita bisa lanjutkan ke hal lain: membuat bumbu halus untuk campuran kaldu.

Saya punya tips untuk kamu yang mau sotonya berasa kayak Soto Padang. Kalau kamu suka main ke pasar, kamu bisa tanyakan pada penjual bumbu halus; jual bumbu Soto Padang, enggak?

Bumbu ini biasanya dijual dalam kemasan kecil sekali pakai dan isinya bercampur dengan minyak. Minyaknya ini yang bikin enak karena aromanya khas banget Soto Padang. Kalau kamu mau soto yang biasa saja, enggak pakai bumbu ini juga enggak apa-apa.

1. Bawang merah 10-12 siung tergantung ukuran.

2. Bawang putih 5-6 siung tergantung ukuran. Perbandingannya 1:2 dengan bawang putih. Jadi dilihat ukuran bawangnya. Saya sendiri tadi menggunakan bawang putih yang ukurannya kecil, jadi saya pakai sekitar 8 siung bawang putih.

3. Kemiri 5 butir. Atau sebanyak bawang putihnya.

4. Kunyit 2 cm untuk membuat warna airnya menjadi kuning dan bagus.

5. 3 sendok makan minyak untuk menumis.

1. Haluskan semua bumbu dengan blender sampai benar-benar halus lalu tumis sampai harum dan matang. Pastikan bumbunya benar-benar halus karena kalau gak, nanti bagian bumbu yang masih kasar bakalan ngambang di kuahnya dan ngebikin sotonya jadi gak bagus penampakannya.

2. Setelah bumbunya matang dan harum, masukkan ke kaldu lalu aduk dan masak lagi sebentar. Ayamnya masih ada di dalam kuah ini ya, manteman. Jadi ayamnya akan kena bumbunya juga beberapa lama biar ada rasanya sedikit. Setelah itu, matikan apinya, sisihkan.

Jadi, perbandingan bumbunya antara bawang merah: bawang putih: kemiri –> 2:1:1. (Kalau dijelaskan dengan cara kayak gini jadi lebih mudah dimengerti kali ya?)

Banyaknya bumbu yang dipakai juga tergantung banyak kuah yang dibuat. Bumbu ini saya pakai untuk kuah sebanyak 3 liter. Kalau kuahnya lebih banyak, tinggal menambah jumlah bumbunya dengan perbandingan yang tetap sama. Mudah, kan?

Kalau manteman mau, bisa juga bumbu ini disimpan. Masukkan ke botol bekas selai dan simpan di kulkas. Kalau mau buat soto lagi, tinggal cemplungin bumbunya. Lama masa penyimpanannya bisa sekitar 1 minggu. Pastikan bumbunya benar-benar matang sewaktu menumis agar enggak cepat basi ketika disimpan.

Ketika soto sudah akan dihidangkan, angkat ayam dari kuah soto lalu goreng sampai matang. Kalau enggak mau digoreng pun gak apa-apa. Tapi saya lebih suka ayamnya digoreng agar rasanya lebih enak karena bagian luar ayamnya jadi kering.

Sekarang kita menyiapkan bahan-bahan pelengkapnya.

BAHAN PELENGKAP:

1. Ayam. Suwir-suwir dengan menggunakan dua buah garpu agar lebih mudah.

2. Soun. Rendam sampai lunak.

3. Kol. Iris tipis.

4. Tomat. Iris tipis.

5. Daun bawang. Iris tipis.

6. Seledri. Iris tipis.

7. Bawang goreng. Saya bikin bawang goreng ini kemaren karena emang niat mau buat soto.

8. Jeruk nipis.

9. Kecap.

10. Sambel sesuai selera manteman.

Bahan pelengkap soto: tomat, daun bawang, seledri, dan jeruk nipis.

Liat kan daftar “iris tipis” di atas? Urusan iris tipis ini jadi urusan yang paling lama di sepanjang pembuatan soto ini

Khusus untuk sambelnya, bisa menggunakan sambel apaan aja, terserah. Bisa sambel goreng atau sambel mentah. Saya sendiri lebih suka menggunakan sambel mentah karena rasanya lebih cocok dengan sotonya. Selain itu, membuatnya pun lebih butuh sedikit usaha. Sayangnya, sambel ini cepet basi. Jadi biasanya saya membuat sedikit saja untuk sekali pakai.

SAMBEL MENTAH:

Ambil cabe sesuai keinginan (saya menggunakan 10 buah cabe), blender sampai benar-benar halus. Kalau butuh tambahan air untuk nge-blender, ambil aja dari kuah sotonya.

Selesai~!

Kalau semua sudah dikerjakan, sekarang hanya tinggal meracik sotonya saja. Nyalakan lagi kompor dan tunggu kuahnya sampai mendidih baru disiramkan ke sotonya.

Ambil mangkok, letakkan bahan sesuai urutan (ini urutan a la saya aja loh, jadi enggak wajib harus begini):

Soun–> kol –> ayam –> tomat –> daun bawang –> seledri–> bawang goreng–> kecap –> perasan jeruk nipis–> siram kuah soto–> kasih sambel–> makan!

Mudah kan, manteman?

Kalau sudah bisa membuat soto a la saya ini, berikutnya manteman bisa meracik komposisi bumbunya sampai sesuai dengan selera manteman dan bikin soto ayam a la manteman sendiri.

Selamat mencoba…. ^^