Teaser:

Sobat PMJ sekalian, PMJ Eps. #2 akhirnya sudah selesai di-upload dan bisa didengarkan. Enggak ada yang lebih membahagiakan selain apresiasi yang diberikan Sobat PMJ sekalian melalui mention Twitter dan pesan yang dikirimkan kepada kami. Sesungguhnya, kami ini masih sangat pemula dalam urusan podcasting ini, kami belajar hal baru setiap kali. Untuk episod ini, yang kami pelajari adalah; bagaimana caranya bicara tanpa bernapas. Hembusan napas yang bagaikan hembusan kepada buhul-buhul di episod kemarin, sudah enggak terdengar lagi.

Eps. #2: Buku, Perpustakaan, dan Pacar Dilamar Orang

by Octa Nurhasanah & Fahri Dayni | Season 1

Episod ini bisa didengarkan langsung (durasi 1: 21: 02) atau di-download (ukuran file: 159.8 Mb) di sini:

Download

Untuk sesi Anda Bertanya Kami menjawab, sayangnya, enggak ada pertanyaan yang masuk. Podcaster sebelah (Ashan), nanya sih. Tapi kayaknya itu karena kasihan saja pada kondisi kami. Lalu kami pun googling pertanyaan untuk dijawab–daripada enggak ada yang mau dijawab, kan…. Namun, di saat-saat terakhir, Putri Permatasari bertanya lewat Instagram. Terima kasih ya, Putri. ^^

Kami membahas toko buku yang terkenal banget di dunia–dan alhamdulillah Saudari Fahri sudah datang ke sana; Shakespeare dan Company. Kami berikan foto sebagai bukti.

Di kiri, ada foto lorong Fayetteville Public Library bagian fiksi. Di sini Saudari Octa menghabiskan waktunya selama tinggal di Fayetteville.

Ini buku epistolari yang direkomendasikan Saudari Octa; Letters to a Young Novelist oleh Mario Vargas Llosa. Sepertinya, buku ini belum diterjemahkan ke Bahasa. Saudari Octa sendiri membelinya dari Google Play dan bentuknya ebook. Untuk penulis muda, Saudari Octa sangat menganjurkan buku ini karena banyak memberikan semangat dan pemahaman tentang apa yang harus dan tidak harus dilakukan. Menulis itu berat, Sobat SPMJ…. Percayalah.

Film rekomendasi kami untuk Sobat PMJ sekalian:

Selamat mendengarkan. Sampai bertemu di episod selanjutnya. Untuk pertanyaan, saran, kritik, dan apresiasi, bisa langsung di alamatkan ke kami di Twitter; @octanh dan @daynif. Atau bisa langsung komen di bawah post ini. Makasih….