Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

“Gue benci bilang ini—” Arya meletakkan secangkir latte di hadapan Gya, mendekatkan kotak kayu tempat meletakkan berbagai macam gula—gula palem, gula merah, gula putih, dan gula tanpa kalori—lebih dekat ke hadapan gadis itu. Arya tahu Gya tidak akan mengambil satu pun bungkusan gula itu karena dia membuatkan latte yang persis seperti kesukaan Gya dengan manis yang pas dari sirup gula yang ditakar baik-baik, bukan dari gula butiran. Tapi dia dekatkan juga kotak itu karena terbiasa melakukan itu kepada pelanggan lain. Dia lalu mendaratkan piring ceper putih berisi lima buah croissant yang baru saja diangkat dari oven. Uap panasnya bahkan belum hilang.

“Di situ ditulis; it's often said that whatever you lose during Mercury retrograde will come back to you.” Arya menekankan telunjuknya ke majalah yang sedang dibaca Gya.

Sorry, no posts found.
Sorry, no posts found.

Pin It on Pinterest